Posted on

Jual Wine Italia

Jual wine Italia; Lambrusco, Chianti, Amarone, Barolo, Brunello di Montalcino, Super Tuscan dll. Seperti apa rasanya dan berapa harganya?

Jual Wine Italia Red, White dan Sparkling

jual wine italia

Italia menghasilkan banyak wine ekslusif; menggunakan anggur lokal yang tidak bisa tumbuh dengan baik di daerah lain. Meskipun ekslusif, kenyataannya harga jual wine Italia rata-rata masih lebih murah daripada wine Perancis. Karena itu anda harus coba wine Italia!

Kami jual wine Italia dengan harga mulai dari Rp 300ribuan saja. Supaya anda tidak salah pilih, sebaiknya baca dulu keterangan tentang beberapa wine Italia berikut ini

Style: Red Wine

Amarone

Quintarelli Giuseppe Aamarone Della Valpolicella Classico
Quintarelli Giuseppe Aamarone Della Valpolicella Classico. Perpaduan sempurna antara asam (acidity), sepat (tannin), manis (residual sugar) dan kadar alkohol tinggi. Harga Rp 8.166.450,-

Biasanya memiliki aroma seperti cherry liqueur, buah ara, coklat, kayu manis dan plum. Teksturnya full body (kental) dengan kandungan asam tinggi, diimbangi dengan kadar alkohol tinggi dan paduan rasa black cherry, brown sugar dan coklat. Bila sudah tua, Amarone juga akan memiliki rasa molasses (tetes tebu) yang manis (kira-kira setara dengan 1 sendok teh gula per liter).

Brunello di Montalcino

Biondi Santi Brunello di Montalcino
Biondi Santi Brunello di Montalcino 2007; Robert Parker 94 (Outstanding). Full body, smooth tannin, very long after taste. Harga Rp 4.692.000,-

Brunello dianggap sebagai “best of the best” dari antara semua Italian wines. Wajar bila harga jual wine Italia yang satu ini selalu tinggi!

Brunello yang masih muda mengandung rasa cherry, cranberry, strawberry, blackberry dan licorice (akar manis) dengan aroma yang mengingatkan pada potpourri. Teskturnya full body dengan rasa fruity serta kadar asam dan tannin yang tinggi.

Setelah berumur lebih dari 10 tahun, rasanya berubah jadi jauh lebih nikmat. Keasamannya berkurang, tannin jadi lembut, terasa lebih manis, memiliki kandungan rasa buah ara, permen cherry, hazelnut, coklat dan ada juga rasa leather (kulit).  Warnanya juga berubah jadi lebih cerah.

Chianti  (baca: ki-yon-ti)

Marchesi de Frescobaldi Castiglioni Chianti
Marchesi de Frescobaldi Castiglioni Chianti: Wine Spectator 88 (Very Good). Mengandung rasa cherry, raspberry dan almond. Ada sedikit rasa asam pada after taste-nya. Harga Rp 489.900,-

Chianti pada umumnya mengandung rasa cherry, strawberry, teh pahit, balsamic vinegar dan asap. Teksturnya antara medium sampai full body kandungan rasa gurih yang berpadu dengan rasa asam dan sepat yang keras.

Kalau anda suka makan pizza, pasta, steak atau apa saja yang banyak mengandung red meat, tomato pasta atau olive oil, maka Chianti adalah pilihan paling tepat untuk anda! Rasa gurih dan minyak terasa seperti dicuci; mulut jadi terasa segar!

Dolceto (dole-chet-toe)

Poderi Colla Pian Balbo
Poderi Colla Pian Balbo; Robert Parker 89 (Very Good). Mengandung rasa cherry, plum, rempah-rempah dan almond. Harga Rp 574.950,-

Memiliki tekstur full body dengan kadar tannin sedang dan ada sedikit rasa pahit pada after taste-nya.  Rasanya fruity, dengan perpaduan antara buah blackberry, plum dan black cherry. Ada juga rasa mocha dan rasa kulit.

Dolcetto cocok untuk dihidangkan bersama antipasti, roast duck atau pasta bolognese.

Lambrusco

medici-ermete-lambrusco-grasparossa-dolce
Medici Ermete Lambrusco Grasparossa Dolce; manis dengan rasa seperti plum, cherry, anggur dan tomat. Ringan dan menyegarkan; paling cocok diminum dingin. Cocok untuk pemula. Harga Rp 385.450,-

Frizzante (slightly sparkling), light body (encer), fruity, tannin rendah dan kadar alkohol rendah

Kalau anda suka rasa manis, pilih Lambrusco Grasparossa Dolce. Jenis ini mengandung rasa bluberry, plum dan blackberry dengan tannin yang rasanya seperti black iced tea. Cocok dengan Lasagna Bolognese, meat ball, strawberry ice cream.

Kalau anda kurang suka yang manis, pilih Lambrusco di Sorbara Secco. Jenis ini adalah Lambrusco yang otentik; mengandung rasa strawberry, cherry, rhubarb, dan cengkeh dengan sedikit rasa pahit pada after taste-nya. Cocok dengan Salami, pizza, grilled chicken, grilled tuna, dll.

Nebbiolo

Domenico Clerico Pajana 2007 dan Poderi Colla Pian Balbo 2011
(Kiri) Domenico Clerico Pajana Barolo 2007; Robert Parker 96 (Extraordinary). Harga Rp 1.671.150,- (Kanan) Poderi Colla Roncaglie Barbaresco 2008; Robert Parker 93 (Outstanding). Harga Rp 1.295.250,-

Teksturnya full body dengan tingkat keasaman tinggi dan tannin keras. Aromanya kuat; seperti perpaduan bunga mawar dan anise (lawang). Mengandung rasa cherry dan raspberry.

Tannin yang keras (membuat mulut terasa kering) menjadikan Nebbiolo cocok dengan masakan Asia yang mengandung lemak, mentega atau olive oil. Contohnya mie goreng, mie goreng atau dim sum; khususnya dumpling (fried atau steamed)

Nebbiolo yang paling terkenal berasal dari wilayah-wilayah Barolo dan Barbaresco. Nebbiolo dari Barolo biasanya terasa lebih keras daripada Barbaresco.

Super Tuscan

Tenuta San Guide Sassicaia 2009 Ornellaia 2012 Luve Della Vite Lucente 2009
(Kiri) Tenuta San Guide Sassicaia 2009; Robert Parker 94 (Outstanding) Rp 3.223.050. (Tengah) Ornellaia 2012; Robert Parker 94 (Outstanding) Rp. 4.656.300 (Kanan) Lucente Della Vite Lucente 2009; Robert Parker 87 (Very Good) Rp 987.600

Super Tuscan adalah premium wine dari Tuscany yang proses pembuatannya tidak mengikuti aturan tradisional yang sangat ketat (DOC atau DOCG). Salah satu aturan yang “dilanggar” adalah dalam hal bahan bakunya.

Wine Tuscany bersertifikat DOC dan DOCG hanya boleh menggunakan campuran Sangiovese (baca: sen-jio-veyse) dengan anggur lokal lainnya. Tapi karena menggunakan sistem klasifikasi IGT yang lebih modern, Super Tuscan boleh saja menggunakan menggunakan anggur bukan asli Italia seperti Cabernet Sauvignon, Merlot, Syrah dan Cabernet Franc.

Pada umumnya Super Tuscan bertekstur full body dan fruity dengan kandungan tannin sedang.

Dari antara banyak Super Tuscan, beberapa produk yang kami rekomendasikan adalah:

  • Sassicaia (baca: sass-ah-ki-yah): pelopor dari teknik pembuatan Super Tuscan. Sangat ekslusif; selalu menjadi incaran para kolektor.
  • Ornellaia:  terbaik dalam “Bordeaux Style Red Wine” (red wine Italia tapi menggunakan Cabernet Sauvignon, Merlot, Cabernet Franc, Petit Verdot seperti Bordeaux red)
  • Luce Della Vite Lucente:  secara konsisten selalu mendapat penilaian tinggi dari para pakar

Vino Nobile di Montepulciano

Poderi Boscarelli Vino Nobile di Montepulciano
Poderi Boscarelli Vino Nobile di Montepulciano 2009; Robert Parker 91 (Outstanding). Full body, tannin-nya lembut. Aromanya seperti kayu bakar, coklat, vanilla dan cherry. Mengandung rasa blackberry dan jeruk lemon.

Terjemahan bebas dari Vino Nobile di Montepulciano adalah Wine Bangsawan dari Montepulciano. Memang pada jaman dahulu hanya bangsawan di Montepulciano yang bisa minum wine ini.

Vino Nobile adalah salah satu wine pertama yang mendapat klasifikasi DOCG (Denominazione d’Origine Controllata Garantita); klasifikasi paling ekslusif untuk Italian wines. Harga jual wine Italia yang ini juga biasanya tinggi.

Sama seperti Chianti, Vino Nobile di Montepulciano juga berasal dari Tuscany dan bahan dasarnya juga Sangiovese. Vino Nobile memiliki karakter yang mirip dengan Brunello di Montalcino dan aroma yang seperti Chianti.

Pada umumnya Vino Nobile di Montepulciano bertekstur medium body dengan aroma cherry dan plum, kandungan rasa strawberry dan cherry. Tannin-nya lembut seperti rasa daun teh. Bila anda cari wine kualitas premium tapi harganya sangat terjangkau, anda harus coba Vino Nobile di Montepulciano.

Style: White & Sparkling Wine

Pinot Grigio

Attems Pinot Grigio 2014
Attems Pinot Grigio 2014: Wine Spectator 90 (Outstanding). Didominasi rasa apel, pear, jeruk dan vanilla. Aromanya seperti persik, markisa, bunga-bungaan dan mineral. Harga Rp 578.100.

Pinot Grigio adalah white wine yang paling populer di seluruh Italia. Inilah “minuman wajib musim panas”. Disajikan dingin, dinikmati sambil makan fresh salad atau sea food. Harga jual wine Italia ini juga biasanya cukup terjangkau.

Teksturnya terasa ringan di lidah (light bodied), umumnya memiliki kandungan rasa jeruk nipis, jeruk lemon, pear, nectarine dan apel hijau.  Rasa jeruk nipis dan jeruk lemon-nya dijamin membuat orang mengantuk jadi segar lagi!

Jadi bila anda menginginkan white wine Italian wines yang easy drinking dan rasanya cocok dengan lidah orang Indonesia, maka anda harus coba Pinot Grigio. Pilihlah Pinot Grigio dari Friuli, Lombardy dan Trentino.

Gavi

La Scolca Gavi
La Scolca Gavi dei Gavi 2014; Wine Spectator 89 (Very Good). Easy drinking, menyegarkan dan elegan. After taste-nya tinggal lumayan lama di lidah. Harga Rp 1.258.500

Adalah white wine yang dibuat menggunakan anggur Cortese. Memiliki tekstur light body dan tingkat keasaman yang mirip dengan Pinot Grigio. Aromanya seperti paduan pisang, apricot dan rumput segar.

Karena mengandung rasa jeruk nipis, almond dan sedikit rasa pahit pada ater taste-nya, maka Gavi sangat cocok dengan sea food; terutama kepiting, udang atau lobster yang pakai saus jeruk nipis.

Prosecco

La Gioiosa Prosecco Trevisso
La Gioiosa Prosecco Trevisso. Fruity, soft, well balanced. Ada aroma seperti bunga-bungaan. Harga Rp 389.100

Prosecco adalah sparkling wine kebanggan Italia. Dibandingkan dengan Champagne (sparkling wine kebanggan Perancis), Prosecco menghasilkan lebih sedikit gelembung tapi busanya lebih banyak.

Prosecco cocok dijadikan hidangan pesta atau sebagai apéritif (minuman pembuka). Rasanya “renyah” dengan rasa citrus, melon, green apple, pear, almond panggang  dan sedikit rasa pahit pada after taste-nya. Hidangkan dengan sea food, Thai noodles atau sushi.

Posted on

Ukuran Botol Wine

Mengapa bentuk dan ukuran botol wine tak selalu sama satu dengan lainnya? Tahukah anda bahwa masing-masing ukuran botol punya nama sendiri?

Perbedaan Bentuk dan Ukuran Botol Wine

Beberapa wine punya ciri khas sendiri dalam bentuk dan ukuran botol yang digunakan. Chianti bagian bawahnya dibungkus anyaman jerami, dengan volume berbeda-beda. Tokaji botolnya agak pendek dengan bagian badan yang agak gemuk, dengan volume 500 ml. Trockenbeerenauslese bentuknya kecil tapi tinggi, dengan volume 37 5ml. Beberapa wine lain juga punya ciri khas sendiri.

Bentuk Botol Wine

Meskipun punya ciri khas masing-masing, hampir semua botol wine memiliki bentuk yang adalah variasi dari salah satu di antara tiga bentuk di bawah ini :

Burgundy

Ukuran Botol Wine Burgundy

Bentuknya agak gendut di tengah. Mulai populer sejak abad XIX karena ternyata bentuk inilah yang paling mudah untuk dibuat.

Pada mulanya bentuk botol ini digunakan untuk Pinot Noir dan Chardonnay dari Burgundy saja. Tapi sekarang bentuk botol ini juga digunakan juga untuk red wine lain yang teksturnya mirip dengan Pinot Noir; yaitu Nebbiolo dan Gamay.

Bordeaux

Ukuran Botol Wine Bordeaux

Bentuk ini muncul tidak lama setelah bentuk Burgundy meraih popularitas. Botol ini punya “badan” yang lebih panjang dan “bahu” yang lebih sempit daripada Burgundy. Bentuk seperti ini didesain untuk “menangkap” sedimen (endapan) yang sering terdapat dalam Bordeaux wines yang sudah tua.

Saat ini, bentuk dan ukuran botol Bordeaux 750ml adalah yang paling banyak digunakan di seluruh dunia; baik untuk  red maupun white wine.

Alsace

Ukuran Botol Wine Alsace

Setelah Burgundy dan Bordeaux meraih popularitas, wine maker di Alsace memutuskan untuk membuat bentuk botolnya sendiri. Bentuk botol ini kurus dan tinggi, tidak memiliki “bahu”.

Bila dimuat di atas perahu, bentuk seperti ini lebih hemat tempat daripada bentuk Burgundy atau Bordeaux. (Saat bentuk botol ini diciptakan, moda transportasi utama untuk pengiriman wine dari Alsace adalah perahu sungai yang berlayar melalui sungai Rhine)

Bentuk botol Alsace biasanya digunakan untuk produk-produk khas dari Alsace yaitu Riesling dan Gewurztraminer.

Nama-nama Ukuran Botol Wine

Ukuran Botol Wine

Selain menggunakan salah satu dari bentuk standard di atas (atau variasinya), masing-masing wine juga bisa memiliki perbedaan dari segi ukuran. Nama-nama ukuran botol wine adalah sebagai berikut:

  • 187.5 ml Split: seperempat volume botol standard
  • 375 ml Half: setengah volume botol ukuran standard
  • 500ml Jennie: biasanya digunakan untuk Tokaji, Sauternes dan sweet wine lainnya
  • 750 ml volume botol standard
  • 1.5 ltr Magnum: 2 kali lipat volume botol standar
  • 3.0 ltr Double Magnum: 4 kali lipat volume botol standard
  • 4.5 ltr Jeroboam: 6 kali lipat volume botol standard
  • 6.0 ltr Methuselah/Imperial: 8 kali lipat volume botol standard
  • 9.0 ltr Salmanazar: 12 kali lipat ukuran volume standard (setara dengan volume 1 lusin botol wine)
  • 12.0 ltr Balthazar: 16 kali lipat volume botol standard
  • 15.0 ltr Nebuchadnezzar: 20 kali lipat volume botol standard
  • 18.0 ltr Melchior: 24 kali lipat volume botol standard (setara dengan volume 2 lusin botol wine)
  • 27.0 ltr Primat/Goliath : 36 kali lipat volume botol standard (setara dengan volume 3 lusin wine)
  • 30.0 ltr Melchizedek/Midas: 40 kali lipat volume botol standard

Dari antara ukuran tersebut di atas, yang paling umum di Indonesia adalah Half, Jennie, Standard dan Magnum.

Posted on

Cara Memilih Wine

Cara Memilih Wine

Bagaimana cara memilih wine yang sesuai dengan keinginan anda? Faktor apa saja yang harus anda perhatikan? Temukan jawabannya di sini.

Cara Memilih Wine Sesuai Keinginan

Ada puluhan ribu produsen wine (winemaker) di seluruh dunia (tidak termasuk produsen wine “tradisional” yang produknya tidak pakai label). Bila masing-masing wine maker membuat 1 produk saja, maka sudah ada puluhan ribu wine yang bisa anda pilih!

Tapi nyatanya kebanyakan winemaker membuat lebih dari 1 produk. Ambil saja Marques de Riscal. Winemaker dari Spanyol ini memproduksi varian Proximo, Riscal, Reserva, Gran Reserva, Tempranillo, Finca Torrea dan Baron de Chirel Reserva (semuanya red; belum termasuk varian untuk white wine).

Ada banyak winemaker lain seperti Marques de Riscal yang punya lebih dari 1 produk. Artinya saat ini ada puluhan atau bahkan ratusan ribu wine yang bisa anda pilih!

Untuk mempermudah dalam memilih wine, perhatikan saja beberapa faktor berikut ini:

Faktor I: Style dan Rasa

Secara garis besar, wine style yang ada adalah red, white, Rosé dan sparkling.

Silahkan baca artikel tentang jenis red wine supaya anda mengetahui red wine apa saja yang ada di Indonesia dan seperti apa rasanya. Anda juga bisa melakukan hal yang sama dengan artikel tentang jenis white wine.

Rosé dibuat menggunakan anggur untuk red wine tapi prosesnya dipercepat sehingga warnanya belum sempat jadi merah tua. Rosé dari Old World (Eropa) rasanya cenderung lebih dry daripada Rosé dari New World (non Eropa).

Sparkling wine terbaik diproduksi di Champagne, Perancis. Hanya Sparkling wine dari Champagne yang boleh disebut “Champagne” (ada beberapa pengecualian tapi jarang sekali). Sparkling wine (dan Champagne) punya style dan tingkat kemanisan dengan level berikut:

  • Brut nature : 0 – 3 gram gula per liter
  • Extra brut : 0 – 6 gram gula per liter
  • Brut : 0 – 12 gram gula per liter
  • Extra Dry, Extra Sec, Extra Seco : 12 – 17 gram gula per liter
  • Dry, Sec, Seco : 17 – 32 gram gula per liter
  • Demi Sec: 32 – 50 gram gula per liter
  • Doux : 50+ gram gula per liter

Jadi kalau anda cari Sparkling atau Champagne yang manis, pilih yang ada tulisan “Doux” di labelnya.

Faktor II: Wine Pairing

Ada wine yang enak untuk diminum begitu saja, dan ada wine yang lebih nikmat kalau diminum sambil menikmati makanan tertentu. Cara memilih wine sesuai dengan menu makanan bisa dipelajari dalam ilmu “Wine Pairing”.

Secara sederhana, red wine cocok dengan red meat (sapi, kambing, domba, kelinci, dll) sedangkan white wine cocok dengan white meat (ikan, sea food, ayam, kalkun, dll). Rosé sangat flexible; cocok dengan hampir segala jenis makanan. Spakling dan Champagne (pada umumnya) cocok dengan canapé, caviar dan sea food.

Wine pairing bukanlah suatu kewajiban. Banyak wine yang enak untuk diminum begitu saja; tanpa pairing apa pun. Tapi dengan sedikit ilmu wine pairing, maka akan lebih mudah untuk memilih wine yang cocok dengan keinginan anda.

 

Faktor III: Harga

Beberapa fakta penting tentang harga wine di Indonesia:

  • Wine yang harganya mahal belum tentu sesuai dengan selera anda, sedangkan wine yang harganya sangat murah sudah pasti tidak enak.
  • Tidak semua yang ada tulisan “Château” atau “Bordeaux” pantas memiliki harga mahal. Perancis memiliki sistem klasifikasi wine yang sangat ketat. Harga wine Perancis (Bordeaux, Burgundy, Alsace, dll) dipengaruhi oleh di klasifikasi apa produk tersebut terdaftar. Makin tinggi klasifikasinya, biasanya harganya akan semakin mahal (hal yang serupa juga berlaku untuk wine Italia)
  • Harga wine paling murah untuk ukuran standar 750ml adalah sekitar Rp 200.000 (produk lokal atau produk murah dari Australia). Apabila harganya di bawah itu, maka kemungkinan wine tersebut adalah produk Black Market atau oplosan.
  • Apabila anda sudah paham cara memilih wine, maka dengan budget Rp 500.000 – 700.000 saja anda sudah bisa dapat sebotol wine dengan kualitas “Outstanding”.

Faktor IV: Referensi

Lebih baik anda baca review dari pakar sebelum anda menentukan pilihan. Beberapa sumber referensi yang kami rekomendasikan:

  • Pakar : Robert Parker (paling terkenal), Stephen Tanzer dan James Halliday (khusus untuk Australian Wines)
  • Majalah : Wine Spectator, Wine Enthusiast dan The Wine Advocate
  • Wine Pairing :www.MatchingFoodAndWine.com

Dari referensi yang kami berikan tersebut, anda juga bisa mendapatkan banyak pengetahuan lain; misalnya tentang manfaat red wine.

Faktor V: Supplier

Anda sudah tahu cara memilih wine berdasarkan style, wine pairing dan harga. Faktor berikutnya adalah cara memilih supplier wine.

Pilihlah supplier yang memberikan value for money terbaik (produk terbaik yang bisa anda dapatkan sesuai budget anda). Misalnya dengan budget Rp 400.000, supplier mana yang memberikan produk dengan skor paling bagus, cara pembayaran paling mudah dan proses pengiriman paling cepat.

Website ini sendiri menyediakan banyak informasi tentang produk wine yang bisa anda pilih sesuai selera dan budget. Kami siap antar dalam 1 x 24 jam setelah anda melakukan pembayaran. Free delivery!

Tertarik untuk mencoba pelayanan kami? Silahkan masuk ke laman Shop sekarang.