Posted on

Mengapa Pakai Wine Cooler?

Ada lima alasan utama mengapa pakai wine cooler lebih baik daripada wine rack, wine cellar atau kulkas biasa. Mau tahu apa saja alasannya?

Mengapa Pakai Wine Cooler Adalah Pilihan Terbaik?

Mengapa Pakai Wine Cooler

1. Lebih Ideal Daripada Kulkas

Suhu ideal untuk penyimpanan wine yang adalah 5 – 18°C. Karena kulkas punya suhu rata-rata 3 – 5°C, sudah jelas bahwa kulkas terlalu dingin untuk menyimpan wine.

Selain itu kelembaban udara dalam kulkas juga tidak stabil. Dalam keadaan tertutup, tingkat kelembaban di dalam kulkas bisa mencapai 10 – 50%, Sebaliknya; ketika dibuka dan udara luar masuk ke dalam kulkas, kelembabannya bisa melonjak hingga 100%.

Karena kelembaban optimal untuk penyimpanan wine adalah 60 – 75%, maka wine yang disimpan di kulkas bisa cepat rusak.

Selain itu, kulkas juga sering mengeluarkan aroma sayuran, buah dan berbagai makanan lainnya. Aroma ini bisa meresap masuk lewat tutup botol dan membuat aroma asli dari wine tersebut berubah.

2. Lebih Ideal daripada Wine Rack

Anda bisa lihat seperti apa yang dimaksud dengan wine rack pada laman khusus tentang contoh lemari wine.

Wine rack kurang aman untuk menyimpan wine. Wine rack tidak bisa menyediakan temperatur yang cocok untuk menyimpan Champagne, Sparkling dan Sweet Wine (5 – 8°C). Wine rack juga tidak bisa melindungi wine dari cahaya dan aroma yang kuat.

Itulah sebabnya mengapa pakai wine cooler adalah lebih baik daripada pakai wine rack. Jadi bila anda ingin meyimpan wine dalam waktu lebih dari 1 minggu, sebaiknya anda menggunakan wine cooler saja.

3. Lebih Praktis daripada Wine Cellar

Masih banyak orang yang salah menyebut wine cooler sebagai wine cellar. Agar anda bisa membedakannya, silahkan baca dulu artikel tentang wine cellar vs wine cooler.

Wine cellar memerlukan biaya yang besar untuk mendesain, membangun dan merawatnya. Harga wine cooler lebih murah, bisa anda beli kapan saja dan bisa dipakai mana saja selama ada colokan listrik.

4. Perawatan Lebih Mudah daripada Wine Cellar

Alasan lain mengapa pakai wine cooler adalah lebih baik daripada pakai wine cellar adalah karena wine cellar memerlukan inspeksi dan perawatan khusus. Alat pengatur suhu dan kelembaban harus diperiksa dan diservis oleh teknisi khusus. Jasa teknisi ini tidak murah.

Sebaliknya bila anda menggunakan wine cooler maka perawatannya sangat mudah. Sekali-sekali cabut wine cooler dari colokannya lalu keluarkan semua isinya. Bersihkan bagian dalamnya menggunakan lap bersih, atau boleh juga menggunakan sedikit sabun. Setelah kering, sambungkan kembali ke colokan dan masukkan kembali isinya.

Bahkan bila wine cooler anda menggunakan refrigerant (zat pendingin) tipe R600a, maka perawatannya lebih mudah lagi! Compressor yang menggunakan R600a sangat awet dan hemat energi. Anda bisa memakainya sampai lebih dari setahun tanpa mengisi refrigerant baru. Cukup sekali atau dua kali dalam setahun anda melakukan pembersihan bagian dalam wine cooler.

5. Kapasitasnya cocok untuk Pemakaian di Rumah

Wine cellar biasanya berkapasitas lebih dari 200 botol; terlalu banyak untuk pemakaian rumah tangga. Wine cooler dengan kapasitas 40 botol ukuran standar saja sudah cukup untuk pemakaian rumah tangga selama setahun (jumlah tersebut bisa berbeda bila wine yang disimpan punya ukuran yang berbeda-beda. Silahkan baca artikel tentang bentuk dan ukuran botol wine supaya anda bisa memperkirakan ukuran wine cooler yang cocok untuk anda)