Posted on

Ukuran Botol Wine

Mengapa bentuk dan ukuran botol wine tak selalu sama satu dengan lainnya? Tahukah anda bahwa masing-masing ukuran botol punya nama sendiri?

Perbedaan Bentuk dan Ukuran Botol Wine

Beberapa wine punya ciri khas sendiri dalam bentuk dan ukuran botol yang digunakan. Chianti bagian bawahnya dibungkus anyaman jerami, dengan volume berbeda-beda. Tokaji botolnya agak pendek dengan bagian badan yang agak gemuk, dengan volume 500 ml. Trockenbeerenauslese bentuknya kecil tapi tinggi, dengan volume 37 5ml. Beberapa wine lain juga punya ciri khas sendiri.

Bentuk Botol Wine

Meskipun punya ciri khas masing-masing, hampir semua botol wine memiliki bentuk yang adalah variasi dari salah satu di antara tiga bentuk di bawah ini :

Burgundy

Ukuran Botol Wine Burgundy

Bentuknya agak gendut di tengah. Mulai populer sejak abad XIX karena ternyata bentuk inilah yang paling mudah untuk dibuat.

Pada mulanya bentuk botol ini digunakan untuk Pinot Noir dan Chardonnay dari Burgundy saja. Tapi sekarang bentuk botol ini juga digunakan juga untuk red wine lain yang teksturnya mirip dengan Pinot Noir; yaitu Nebbiolo dan Gamay.

Bordeaux

Ukuran Botol Wine Bordeaux

Bentuk ini muncul tidak lama setelah bentuk Burgundy meraih popularitas. Botol ini punya “badan” yang lebih panjang dan “bahu” yang lebih sempit daripada Burgundy. Bentuk seperti ini didesain untuk “menangkap” sedimen (endapan) yang sering terdapat dalam Bordeaux wines yang sudah tua.

Saat ini, bentuk dan ukuran botol Bordeaux 750ml adalah yang paling banyak digunakan di seluruh dunia; baik untuk  red maupun white wine.

Alsace

Ukuran Botol Wine Alsace

Setelah Burgundy dan Bordeaux meraih popularitas, wine maker di Alsace memutuskan untuk membuat bentuk botolnya sendiri. Bentuk botol ini kurus dan tinggi, tidak memiliki “bahu”.

Bila dimuat di atas perahu, bentuk seperti ini lebih hemat tempat daripada bentuk Burgundy atau Bordeaux. (Saat bentuk botol ini diciptakan, moda transportasi utama untuk pengiriman wine dari Alsace adalah perahu sungai yang berlayar melalui sungai Rhine)

Bentuk botol Alsace biasanya digunakan untuk produk-produk khas dari Alsace yaitu Riesling dan Gewurztraminer.

Nama-nama Ukuran Botol Wine

Ukuran Botol Wine

Selain menggunakan salah satu dari bentuk standard di atas (atau variasinya), masing-masing wine juga bisa memiliki perbedaan dari segi ukuran. Nama-nama ukuran botol wine adalah sebagai berikut:

  • 187.5 ml Split: seperempat volume botol standard
  • 375 ml Half: setengah volume botol ukuran standard
  • 500ml Jennie: biasanya digunakan untuk Tokaji, Sauternes dan sweet wine lainnya
  • 750 ml volume botol standard
  • 1.5 ltr Magnum: 2 kali lipat volume botol standar
  • 3.0 ltr Double Magnum: 4 kali lipat volume botol standard
  • 4.5 ltr Jeroboam: 6 kali lipat volume botol standard
  • 6.0 ltr Methuselah/Imperial: 8 kali lipat volume botol standard
  • 9.0 ltr Salmanazar: 12 kali lipat ukuran volume standard (setara dengan volume 1 lusin botol wine)
  • 12.0 ltr Balthazar: 16 kali lipat volume botol standard
  • 15.0 ltr Nebuchadnezzar: 20 kali lipat volume botol standard
  • 18.0 ltr Melchior: 24 kali lipat volume botol standard (setara dengan volume 2 lusin botol wine)
  • 27.0 ltr Primat/Goliath : 36 kali lipat volume botol standard (setara dengan volume 3 lusin wine)
  • 30.0 ltr Melchizedek/Midas: 40 kali lipat volume botol standard

Dari antara ukuran tersebut di atas, yang paling umum di Indonesia adalah Half, Jennie, Standard dan Magnum.