Posted on

Jual Wine Bordeaux

Jual wine Bordeaux Reds lengkap dengan keterangan cara memilih produk yang paling cocok untuk anda. Beli sekarang, kami antar dalam 1×24 jam!

Jual Wine Bordeaux Reds

[soliloquy id=”747″]

Saat ini diperkirakan ada lebih dari 8500 Château (winery yang punya perkebunan anggur sendiri) yang jual wine Bordeaux. Masing-masing punya ciri khas tersendiri; ada yang menggunakan metode tradisional, ada yang menggunakan teknologi terkini, ada juga yang menggunakan buah anggur organik.

Artikel ini membahas 4 hal yang bisa anda pertimbangkan sebelum menentukan pilihan.

1. Lokasi Geografis

Wilayah Bordeaux dibelah oleh Gironde Estuary. Wilayah sebelah kiri disebut “Left Bank” sedangkan wilayah sebelah kanan disebut “Right Bank”

  • Left Bank : Medoc & Graves
  • Right Bank: St. Emilion & Pomerol

Komposisi tipikal wine dari Left Bank adalah Cabernet Sauvignon 70%, Merlot 15%, Cabernet Franc 15%. Kadang-kadang komposisinya bisa berubah atau ada penambahan Petit Verdot, Malbec dan Carménerè; tergantung teknik yang digunakan oleh Château yang membuatnya.

Karena Cabernet Sauvignon selalu menjadi yang paling dominan dalam Bordeaux Left Bank, biasanya wine ini mengandung tannin yang lebih keras daripada wine Bordeaux Right Bank.

Komposisi tipikal wine dari Bordeaux Right Bank adalah Merlot 70%, Cabernet Franc 15%, Cabernet Sauvignon. Karena Merlot selalu menjadi yang paling dominan, maka tannin-nya tidak sekeras Bordeaux Left Bank sehingga lebih “bersahabat” untuk pemula.

2. Klasifikasi

Supaya semua Château bisa jual Bordeaux wine dengan harga yang sesuai kualitasnya, maka pada tahun 1855 dibuatlah Bordeaux Wine Official Classification. Tapi karena satu dan lain hal, yang termasuk dalam kualifikasi ini hanya wilayah Medoc dan Graves.

2.1 Medoc

Klasifikasi yang digunakan adalah Les Grands Crus Classés, berlaku sejak 1855. Sistem ini membagi kualifikasi Grand Cru (Great Growth) ke dalam 5 rangking mulai dari rangking pertama (Premier Cru) sampai ranking lima (Cinquièmes Cru).

2.1.1 Premier Cru (First Growths)

Inilah kelas “Best of the Best” dari seluruh Bordeaux reds (Left Bank & Righ Bank). Sangat ekslusif dan harganya sangat mahal.

  • Château Lafite Rotshschild
  • Château Latour
  • Château Margaux
  • Château Haut – Brion
  • Château Mouton Rothschild

2.1.2 Deuxièmes Cru (Second Growths)

  • Château Rauzan Segla
  • Château Brane-Cantenac
  • Château Léovile Poyferré
  • Château Rauzan – Gassies
  • Chateau Leovile Barton
  • Château Lascombes

2.1.3 Troisièmes Cru (Third Growths)

  • Château Lagrange
  • Château Giscours
  • Château Cantenac Brown
  • Château Palmer
  • Château Calon Segur
  • Château D’Issan

2.1.4 Quatrièmes Cru (Fourth Growths)

  • Château Brainare Ducru
  • Château La Tour Carnet
  • Château Beychevelle

2.1.5 Cinquièmes Cru (Fifth Growths)

  • Château Pontet Canet
  • Château Grand Puy Lacoste
  • Château Lynch Bages
  • Château D’Armailhac
  • Château Clerc Milon
  • Château Cantemerle

Jual Wine Bordeaux

2.1.6 Cru Bourgeouis

Ini adalah klasifikasi untuk wine dari Médoc yang kualitasnya tinggi tapi tidak masuk dalam Grand Cru Classés. Klasifikasi ini berlaku resmi sejak 2010.

Wine yang masuk dalam klasifikasi Cru Bourgeouis bisa diibaratkan sebagai “Upper Middle Class” dari Bordeaux Reds. Cru Bourgeouis banyak dicari orang karena kualitasnya hampir sama dengan Bordeaux Cru Classés tapi harganya jauh lebih murah.

Contoh produk dengan kualifikasi ini :

  • Château Chantemerle
  • Château du Moulin

2.2 Graves Grands Cru Classsés

Meskipun pada 1855 ada banyak Château di wilayah Graves, entah mengapa hanya Château Haut-Brion yang dimasukkan dalam Les Grands Crus Classés. Agar tetap bisa jual wine Bordeaux dengan harga yang sesuai dengan kualitasnya, maka pada tahun 1953 Graves membuat sistem klasifikasinya sendiri.

Dalam klasifikasi ini hanya ada dua kelas: Premier Cru dan Grand Cru.

2.2.1 Graves Premier Cru

  • Château Fieuzal
  • Château Haut Bailly

2.2.2 Graves Grand Cru

  • Château la Mission Haut Brion
  • Château Pape Clement
  • Château Smith Haut Lafitte
  • Domaine de Chevalier Rouge

2.3 St. Emilion

Pada tahun 1955 St. Emilion juga membuat sistem klasifikasinya sendiri. Tapi tidak seperti Les Grands Crus Classés di Médoc yang tidak berubah sejak 1855 (hanya Château Mouton Rothschild yang dipromosikan ke Premier Cru pada 1973), maka klasifikasi St. Emilion diperbaharui setiap 10 tahun sekali sehingga ranking sebuah Château bisa naik atau turun.

Klasifikasi yang berlaku saat artikel ini ditulis adalah:

2.3.1 Premier Grand Crus Classés A

  • Château Cheval Blanc

2.3.2 Premier Grand Crus Classés B

  • Château Canon
  • Château Figeac
  • Château Troplong Mondot

2.3.3 Grand Cru

  • Château Dassault
  • Château La Couspaude
  • Château La Tour Figeac
  • Château Soutard

2.3.4 St. Emilion Appellation

Wine yang menggunakan anggur dari St. Emilion tapi tidak masuk dalam Grand Cru dimasukkan dalam kelas St. Emilion Appelation. Contoh produk dalam klasifikasi ini adalah Chateau Moulin de Cantelaube.

2.4 Pomerol

Pomerol tidak punya sistem klasifikasi sendiri. Meskipun demikian, Pomerol tetap terkenal sebagai penghasil wine yang kualitasnya sama tinggi dengan Médoc, Graves dan St. Emilion.

Contoh produk dari Pomerol:

  • Château Gazin
  • Château L’Eglise Clinet

3.  Second Vin

Second Vin (Second Wine) adalah produk yang dibuat menggunakan cuvée (perasan anggur) kualitas tinggi tapi tidak memenuhi standar kualitas untuk Grand Vin (Wine utama). Dengan demikian Château yang jual wine Bordeaux berlabel Second Vin bisa tetap menggunakan cuvée tersebut tanpa harus menurunkan kualitas mutu Gran Vin-nya.

Contohnya Château Margaux menghasilkan Château Margaux sebagai Grand Vin dan Pavillon Rouge du Château Margaux sebagai Second Vin untuk cuvée 2011. Kedua produk tersebut diproduksi oleh Château Margaux (salah satu Château paling terkenal di dunia) tapi Second Vin-nya lebih terjangkau.

Contoh produk Second Vin yang kami rekomendasikan:

  • Pavillon Rouge du Château Margaux
  • Le Petit Mouton de Mouton Rothschild
  • Les Forts de Latour
  • Chapelle D’Ausone
  • Le Petit Cheval

Perhatikan bahwa beberapa produk Second Vin masih mencantumkan sebagian dari nama Grand Vin-nya.

4. Bordeaux Appellation

Winery yang tidak punya Château (hanya punya peralatannya saja) tapi hanya menggunakan anggur dari Bordeaux (Medoc, Graves, St. Emilion, Pomerol) tetap diperkenankan untuk mencantumkan label “Bordeaux”.

Produk seperti itu biasanya mencantumkan “Appellation d’Origine Protégée” di labelnya karena sudah memenuhi standar mutu tertentu. Bila anda berada di toko yang jual wine Bordeaux dan ingin beli produk asli Bordeaux tapi murah, maka anda bisa pilih produk berlabel ini.

Wine dengan klasifikasi ini biasanya didominasi oleh Merlot sehingga terasa “light body” (agak encer), tannin-nya tidak keras dan lebih “bersahabat” untuk pemula.

Contoh wine dengan Bordeaux Appellation adalah Calvet Reserve Merlot Cabernet Sauvignon.

Bila anda sudah mempelajari hal-hal tersebut di atas, maka anda bisa menentukan pilihan sesuai dengan selera dan budget anda. Selamat memilih!