Posted on

Jenis Red Wine Yang Manis

Jenis red wine yang manis itu apa saja? Jenis mana yang paling cocok untuk anda? Apakah bisa dibeli di Indonesia?

Beberapa Jenis Red Wine Yang Manis

Berdasarkan pengalaman kami jual wine online sejak 2011, kebanyakan orang Indonesia memang menyukai sweet wine. Meskipun demikian, tidak semua yang ingin beli wine mengetahui apa saja jenis red wine yang manis yang bisa mereka beli di Indonesia.

Jenis-Red-Wine-Yang-Manis
Dow’s Fine Tawny Port

Secara garis besar, jenis red wine yang manis bisa dibagi menjadi 2 kelompok besar sebagai berikut:

Fortified Sweet Red Wine

Fortified wine adalah wine yang kadar alkoholnya lebih tinggi ( 17% – 20%) daripada wine biasa (10% – 15%). Biasanya hal ini terjadi karena penambahan brandy ke dalam wine yang sedang mengalami fermentasi. Fortified wine adalah still wine alias tidak memiliki gelembung seperti sparkling wine.

Jenis Red Wine Yang Manis Late Bottled Vintage Port
Dow’s Late Bottled Vintage

Kebanyakan fortified wine termasuk dalam jenis red wine yang manis. Contohnya adalah Madeira, Marsala, Port, Sherry, dan Vermouth. Yang paling mudah ditemukan di Indonesia adalah Port.

Port wine berasal dari Portugal, lebih tepatnya di Lembah Douro di sebelah utara negara itu. Biasanya Port dinikmati sebagai Dessert Wine. Merk Port Wine yang kami rekomendasikan adalah Dow’s, yang dikelola turun temurun oleh keluarga Symington sejak 200 tahun yang lalu.

Jenis-Red-Wine-Yang-Manis-20-Years-Old-Tawny-Port-1
Dow’s 10 Years Old Fine Tawny Port

Variant Dow’s yang paling banyak disukai orang Indonesia adalah Fine Tawny Port. Produk ini adalah entry level alias yang paling murah dibandingkan dengan variant lain. Kandungan alkohol 19%, rasanya seperti perpaduan caramel, almond, kayu manis, cengkeh dan liquorice. Seperti Port wine pada umumnya, Dow’s Fine Tawny Port tahan sampai kira-kira 1 bulan sejak dibuka tanpa mengalami perubahan rasa dan aroma!

Anda yang ingin merasakan manfaat red wine dengan minum segelas wine secara teratur kami sarankan untuk memilih Dow’s Fine Tawny Port.

Variant yang kelasnya lebih tinggi daripada Fine Tawny adalah Late Bottled Vintage. Varian ini baru dirilis ke pasaran antara 4 – 6 tahun sejak disimpan dalam barrel (tong kayu untuk wine). Harganya sekitar Rp 800ribuan saja.

Jenis-Red-Wine-Yang-Manis-30-Years-Old-Tawny-Port
Dow’s 30 Years Olde Tawny Port

Bila anda ingin premium variant dari Dow’s, maka anda bisa pilih Dow’s Aged Tawny Port dengan pilihan 10, 20, dan 30 tahun. Angka tahunnya menunjukkan berapa lama Port ini disimpan dalam barrel sebelum mulai dipasarkan. Semakin besar angka tahunnya, semakin tinggi harganya. Dow’s 30 Years Old Aged Tawny Port bisa anda dapatkan dengan harga sekitar Rp 3jutaan.

Sweet Sparkling Red Wine

Jenis red wine yang manis selain fortified wine adalah Sweet Sparkling Red. Contoh Sweet Sparkling Red yang dimaksud adalah Lambrusco; meskipun sebenarnya tidak semua Lambrusco rasanya manis (hanya yang berlabel “Dolce” yang rasanya manis, yang berlabel “Secco” rasanya tidak manis).

Jenis-Red-Wine-Yang-Manis-Lambruco-Grasparossa
Medici Ermete Lambrusco Grasparossa Dolce

Lambrusco biasanya memiliki rasa yang fruity, tekstur ringan (terasa encer) dan mengandung high acidity. Gelembungnya tidak terlalu banyak dan warnanya merah cerah. Meskipun pada awalnya dibuat di Italia, saat ini sudah banyak negara yang juga memproduksi Lambrusco. Bahkan Indonesia pun sudah lama memproduksi Lambrusco dengan merk Bellissimo Dolce Rosso.

Lambrusco yang paling kami rekomendasikan adalah Medici Ermete dari Piedmont (Piemonte) dari Italia. Medici Ermeta membuat Lambrusco dengan klasifikasi DOC; standard mutu tinggi untuk Italian wines. Di Indonesia, Medici Ermete tersedia dalam 3 varian. Varian yang manis adalah Grasparossa dan Reggiano. Dengan budget di bawah Rp 500,000.- kamu sudah dapat menikmatinya!

Jenis Red Wine Yang Manis Lambruco Reggiano
Medici Ermete Lambrusco Reggiano Dolce

Yang membedakan varian Grasparossa dan Reggiano adalah tekstur dan kandungan alkoholnya. Grasparossa terasa lebih “kental” daripada Reggiano. Kandungan alkohol Grasparossa adalah 9% sedangkan Reggiano 8%. Perbedaan itu membuat sedikit perbedaan rasa karena Grasparossa terasa sedikit lebih hangat daripada Reggiano.

Posted on

Wine Perancis

Wine Perancis apa yang populer dan cocok untuk pemula? Baca ulasan berikut ini tentang 6 wine Perancis yang cocok untuk pemula

Dari antara semua wine untuk pemula yang bisa anda pilih, ada 6 yang berasal dari Perancis. Klik pada gambar bila anda ingin tahu harganya.

Wine-Perancis-Ekonomis-1

Gérard Bertrand Réserve Spéciale Merlot

Gérard Bertrand Réserve Spéciale Merlot

Gérard Bertrand Réserve Spéciale Merlot

Ini adalah wine Perancis yang menjadi best seller di website ini. Red ini berasal dari Languedoc – Roussilon di Perancis Selatan. Easy drinking red wine ini memiliki warnan merah delima (Ruby) gelap dan mengandung aroma red berry, cherry dan strawberry. Rasanya fruity, smooth dan tidak terlalu sepat. Cocok untuk anda yang ingin mengadakan barbecue party.

Calvet Limited Release Sauvignon Blanc

Calvet-Limited-Release-Sauvignon-Blanc
Calvet Limited Release Sauvignon Blanc

Majalah Wine Enthusiast memberikan skor 85 (Very good) untuk wine Perancis dari Bordeaux ini. Rasanya ringan dan fruity dengan acidity level yang pas untuk pemula. Harganya pun cukup bersahabat; yaitu masih di bawah Rp 500.000,- Cocok untuk acara santai yang tidak terlalu serius.

Gérard Bertrand Réserve Spéciale Viognier

Gérard Bertrand Réserve Spéciale Viognier

Gérard Bertrand Réserve Spéciale Viognier

Cocok untuk pemula karena aromanya membangkitkan nafsu makan dan terasa agak manis. Aromanya seperti aroma bunga honeysuckle, buah pear yang matang, peach, orange blossom dan jeruk nipis. Ketika diminum meninggalkan rasa lembut dari buah peach dan pear. Cocok untuk penggemar Sea Food.

Domaine Chanson Beaujolais Village

Domaine Chanson Beaujolais Village

Domaine Chanson Beaujolais Village

Cocok untuk pemula yang ingin cari red wine ekslusif, harga terjangkau dan bisa dinikmati sambil makan white meat atau red meat (tidak perlu berpikir makanan apa yang cocok dengan wine ini). Red wine dari kawasan Burgundy ini mengandung low tannin sehingga rasanya tidak sepat. Warnanya merah delima keunguan dengan aroma seperti bunga dalam pot tanah liat (campuran aroma bunga dan tanah gembur).

Maison Aix

Rasanya nikmat & elegan. Memiliki warna salmon pink yang agak pucat dengan aroma wangi dan menyegarkan seperti perpaduan semangka, strawberry jeruk nipis dan bunga-bungaan segar. Teksturnya medium bodied dengan rasa fruity dan menyegarkan. Memiliki kandungan rasa strawberry, red currant, apel hijau dan jeruk nipis. After taste-nya lumayan lama di lidah.

Maison-Aix-Rosé

Gérard Bertrand Gris Blanc Rosé

Maison Aix Rosé ini adalah salah satu yang terbaik dari seluruh Provence; wine region penghasil Rosé terbaik di dunia! Bisa dinikmati kapan saja dengan makanan apa saja.

Charles de Fère Jean Louis Blanc de Blancs Demi Sec

Charles de Fère Jean Louis Blanc de Blancs Demi Sec

Charles de Fère Jean Louis Blanc de Blancs Demi Sec

Kalau anda ingin melakukan toast (perkawinan, ulang tahun, promosi jabatan, dll), pakai sparkling wine Perancis ini saja! Warnanya keemasan pucat dengan gelembung yang banyak. Mengandung aroma pear dan green apple. Rasanya seperti perpaduan pear, green apple dan jeruk nipis. Dengan kandungan gula alaminya yang setara dengan 8 sendok teh per liter, sparkling wine ini ada sedikit rasa manisnya.

Posted on

Rasa Wine

Rasa Wine itu seperti apa sih? Setelah membaca artikel ini anda bisa memilih jenis wine yang rasanya cocok dengan selera anda.

Rasa Wine dari Jenis Wine yang Populer di Indonesia

YouTube Tutorial Rasa Wine

Suatu jenis wine bisa menjadi populer di Indonesia bila harganya terjangkau dan rasanya cocok dengan lidah orang Indonesia. Wine yang seperti itu biasanya disebut sebagai “entry level wine”.

Dalam soal rasa, 4 hal yang paling sering dipakai untuk menjelaskan rasa wine adalah:

  • Acidity: kadar keasaman alami yang berasal dari buah anggur itu sendiri
  • Tannin: zat alami pada kulit dan batang buah anggur. Rasanya sepat seperti teh tawar yang kental. Tannin membuat
  • Alcohol: kadar alcohol pada wine biasanya antara 5% – 16%. Wine dengan kadar alkohol tinggi biasanya terasa “hangat”
  • Sweetness: kandungan gula alami pada wine (berasal dari buah anggur itu sendiri). Biasanya dihitung dalam satuan gram/liter.

Catatan: Wine dengan perpaduan acidity, tannin, alcohol dan sweetness yang seimbang disebut “well balanced”.

Di bawah ini adalah penjelasan singkat tentang rasa wine yang populer di Indonesia berdasarkan pertimbangan tentang keempat hal tersebut di atas.

Rasa Wine: Red Wine

Red wine biasanya nemiliki kadar tannin yang lebih banyak daripada white wine. Karena itu biasanya red wine lebih “sepat” daripada white wine.

Lambrusco

Karakteristik umum: Light bodied, medium acidity, low tannin, low alcohol.

Wine region terkenal: Veneto (Italy)

Rasa Wine Lambrusco
Medici Ermeta Lambrusco Grasparossa Dolce

Ada Lambrusco yang rasanya manis (dolce), ada juga yang rasanya dry (tidak manis; disebut dengan “secco”). Rasa yang paling dominan dalam jenis wine yang satu ini adalah cherry, strawberry dan raspberry. Teksturnya encer dan agak berbusa (semi-sparkling) dengan kadar alkohol rendah; biasanya berkisar 9 – 11%.

Pinot Noir

Karakteristik umum: Light bodied, low tannin, medium – high acidity, medium alcohol

Wine region terkenal: Burgundy(France), Oregon & California (USA), Central Otago & Marlborough (New Zealand), Casablanca & San Antonio (Chile)

Rasa Wine Pinot Noir
Casa Marin Cartagena Pinot Noir 2018

Pinot Noir adalah light bodied red wine yang paling populer di dunia. Biasanya memiliki aroma yang didomininasi oleh Cherry, Raspberry, bunga-bungaan dan rempah-rempah. Rasa wine ini didominasi oleh Cherry, Raspberry, jamur dan cengkeh. Sangat food friendly, cocok dengan hampir segala makanan asalkan tidak pedas.

Beaujolais (Gamay)

Karakteristik umum: Light bodied, medium acidity, low tannin, medium alcohol.

Wine region terkenal: Beaujolais (France)

Rasa Wine Gamay Noir
Te Mata Estae Vineyard Gamay Noir 2018

Rasa dan teksturnya sangat mirip dengan Pinot Noir tapi biasaya harganya lebih murah.

Dibuat dari sejenis anggur yang bernama Gamay. Teksturnya agak encer dan tidak sepat. Mengandung rasa asam seperti buah tart cherry dan raspberry. Ada sedikit rasa pahit pada after taste-nya. Sangat “food friendly”; cocok dengan hampir segala jenis masakan.

Merlot

Karakteristik umum: Medium bodied, fruity, medium acidity, soft tannin, soft finish

Wine region terkenal: Bordeaux (France), Colchagua Valley (Chile), California (USA)

Rasa-Wine-Merlot
Montes Alpha Merlot 2017

Inilah red wine paling populer di Indonesia. Kebanyakan orang pernah dengar “Merlot” (baca: Mer-loo). Teksturnya tidak begitu kental dan memiliki kandungan tannin lembut (tidak begitu sepat). Rasa buah yang dominan Black Cherry, Raspberry dan Plum. After tastenya juga lembut (soft finish)

Malbec

Karakteristik umum: Full bodied, medium acidity, medium tannin, high alcohol

Wine region terkenal: Mendoza (Argentina), Bordeaux (France)

Rasa Wine Malbec
Susana Balbo Crios Malbec 2018

Meskipun sebenarnya berasal dari Perancis, Malbec lebih dikenal sebagai red wine “khas Argentina”.

Teksturnya kental dan terasa agak sepat. Rasa wine ini didominasi buah blackberry, plum dan black cherry. Bisa juga mengandung rasa Cocoa Powder, leather dan tembakau. Kandungan alkoholnya tinggi; biasanya sekitar 14 – 15%. Kadar alkohol yang tinggi ini membuat rasa wine Malbec ini “hangat” ketika ditelan.

Cabernet Sauvignon

Karakteristik umum: Full bodied, high tannin, medium acidity, medium – high alcohol

Wine region terkenal: Bordeaux (France), California (USA), Coonawarra (Australia), Maipo Valley (Chile)

Rasa Wine South African Cabernet Sauvignon
88 Vineyards Cabernet Sauvignon 2017

Teksturnya kental. Memiliki kandungan tannin sedang dengan tingkat keasaman sedang pula. Rasa wine Cabernet Sauvignon biasanya didominasi oleh black cherry, black currant dan blackberry. Selain itu ada juga rasa black pepper, tembakau atau bell pepper

Syrah/Shiraz

Karakteristik umum: Full bodied, medium – high tannin, medium acidity, medium – high alcohol

Wine region terkenal: Rhone Valley (France), Burgenland (Austria), California (USA), Maipo Valley & Colchagua (Chile), Cederberg (South Africa)

Rasa-Chilean-Wine-Syrah
Montes Alpha Syrah 2017

Syrah atau Shiraz adalah 1 jenis red wine yang sama; tapi orang Perancis menyebutnya Syrah sedangkan orang Australia menyebutnya Shiraz.

Teksturnya full bodied dengan tannin yang keras. Rasanya didominasi oleh blackberry dan blueberry. Biasanya juga mengandung aneka rasa lain seperti zaitun, merica, cengkeh, vanilla, mint, licorice, kakao, allspice (merica Jamaika), rosemary, tembakau dan asap. Biasanya Syrah mengandung 14 – 15% alkohol.

Rasa Wine: White Wine

White wine biasanya memiliki acidity yang lebih tinggi daripada red wine. Karena itu biasanya white wine terasa lebih asam daripada red wine.

Torrontés

Karakteristik umum: Fruity, light bodied, dry, medium acidity, medium alcohol

Wine region terkenal: Salta & Mendoza (Argentina)

Rasa Wine Torrontes
Kaiken Terroir Series Torrontés2019

Karakteristik: Torrontés adalah white wine khas dari Argentina. Torrontés pelan-pelan menjadi semakin populer di Indonesia karena aromanya yang manis. Rasa wine yang satu ini juga sangat cocok dengan masakan Asia yang berbumbu rempah.

Riesling

Karakteristik umum: Medium – light bodied, high acidity, medium alcohol

Wine region terkenal: Mosel (Germany), Alsace (France), Clare Valley (Australia), Central Otago (New Zealand)

Rasa Wine Dry Riesling
Leeuwin Estate Art Series Riesling 2018

Teksturnya agak encer dengan kadar keasamanan kira-kira setara dengan lemonade.

Pada umumnya Riesling memiliki rasa yang agak manis dan fruity dengan kandungan rasa apricot, nectarine, peach, apple, pear, pineapple, lime, Meyer lemon.

Sauvignon Blanc

Karakteristik umum: Medium body, medium acidity, medium alcohol

Wine region terkenal: Bordeaux (France), Marlborough (New Zealand), Margaret River (Australia), Aconcagua Valley & Casablanca Valley

Rasa-Wine-Sauvignon-Blanc
Viña Vistamar Brisa Sauvignon Blanc 2019

Teksturnya agak kental dengan tingkat keasaman sedang. Rasa wine jenis ini didominasi jeruk limau, apel hijau, markisa and persik putih.

Biasanya Sauvignon Blanc juga mengandung rasa herbal seperti paprika, jalapeño, ceremai dan rumput

Chardonnay

Karakteristik umum: Full body, high acidity, medium alcohol

Wine region terkenal: Burgundy & Champagne (France), California (USA), Central Valley, Leyda Valley, Casablanca Valley (Chile), Yarra Valley & Margaret River (Australia), Nelson, Hawke’s Bay, Marlborough, Central Otaga (New Zealand), Friuli, Puglia, Tuscany (Italy)

Rasa Wine Chardonnay 1
Domaine Chanson le Bourgogne Chardonnay 2016

Rasa wine yang satu ini didominasi oleh green apple. Teksturnya kental dengan tingkat keasaman tinggi. Biasanya Chardonnay juga mengandung rasa lemon, pear, nanas, nangka, markisa, persik dan ara.